.

.
.

7 Oktober 2015

Menteri Hanif Siapkan Formula Penetapan UMK


Surabaya - Guna mengantisipasi munculnya polemik penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang terjadi hampir setiap tahun menjelang penutupan akhir tahun, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri sedang menyiapkan formula UMK 2016.

"Kementeriannya sedang menyiapkan formula, tapi belum bisa kami sampaikan. Tunggu saja pengumuman resminya," kata Menteri Hanif Dhakiri di sela Penguatan Jejaring Kelembagaan Penempatan bertema Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Fungsi Ketenagakerjaan pada Perwakilan RI di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Menurut mantan Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, formula yang disiapkan bertujuan untuk melakukan penghitungan kenaikan upah bagi buruh setiap tahunnya. Disamping, pihaknya juga sedang menyiapkan rancangan peraturan pemerintah mengenai pengupahan.

"Intinya, peraturan pemerintah nantinya akan menyiapkan sitem pengupahan yang memberikan dua kepastian kepada pekerja maupun kalangan dunia usaha," kata Hanif.

Kata Hanif, yang pertama, pasti seluruh pekerja mendapatkan kenaikan upah setiap tahun. Kedua, kenaikan UMK tahun ini dapat diprediksi.

"Oleh karena itu di dalam RPP menggunakan formula untuk menghitung kenaikannya," katanya.

Legislator asal Fraksi PKB DPR RI periode 2009-2014 berpesan sekaligus meminta pekerja dan pengusaha lebih mengintensifkan dialog sosial untuk menyelesaikan permasalahan di lingkungan perusahaan.

"Kami sangat mendorong serikat pekerja maupun pengusaha mengintensifkan dialog sosial dalam rangka masalah yang dihadapi untuk membantu menyelesaikan menjadi kunci bagi penyelesaian persoalan ketenagakerjaan di tingkat perusahaan," kata Hanif.