.

.
.

18 Mei 2015

Pemprov Jateng Diminta Antisipasi Pengangguran

Semarang, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah Muh Zen Adv meminta Pemerintah Provinsi  Jawa Tengah  mengantisipasi peningkatan jumlah pengangguran pasca kelulusan siswa sekolah menengah atas atau sederajat pada tahun 2015.

"Jumlah pengangguran di Jateng diperkirakan akan meningkat karena tidak semua lulusan SMA/SMK dapat melanjutkan ke perguruan tinggi," kata anggota Komisi E DPRD Jateng Muhamad Zen, Senin (18/5).

Menurut Zen, jumlah lulusan SMA atau sederajat pada 2014 yang melanjutkan ke perguruan tinggi tercatat di bawah 50 persen, karena banyak yang tidak mempunyai kompetensi khusus.

Hal tersebut, kata Zen, bertolak belakang dengan lulusan SMK yang terserap di sektor formal hingga mencapai 93 persen, sedangkan sisanya masuk sektor informal.

"Hal itu karena pada setiap SMK saat ini sudah ada program pendampingan dan hampir semua SMK sudah membangun jaringan dengan pusat pelatihan, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi," katanya.

Karena itu, Zen mengimbau Pemprov Jateng melalui beberapa instansi seperti Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan, aerta Kementerian Agama Jateng agar melakukan pendataan secara jelas terhadap lulusan SMA/SMK guna mengantisipasi kemungkinan menjadi pengangguran baru.

"Khusus untuk Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk membuka akses lapangan pekerjaan seluas-luasnya, baik melalui bursa kerja dengan harapan, lulusan SMA/SMK bisa memanfaatkan sesuai dengan keahliannya," kata Zen. [Irf]