.

.
.

12 April 2015

PKB KOTA SEMARANG BUKA PENDAFTARAN CALON WALIKOTA



Semarang,  DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang melakukan pembukaan pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang periode 2015-2020. Secara resmi pembukaan telah dimulai, Jumat, (10/4) di kantor DPC PKB.

Ketua DPC PKB Kota Semarang, Teguh Widodo mengakui pembukaan pendaftaran penjaringan secara resmi dilakukan mulai 10-17 April 2015. Pembukaan tersebut setelah turunnya surat intruksi melalui Surat Keputusan DPP PKB Nomor : 2336/DPP-03/VI/A.1/I/2015.

“Setelah intruksi itu turun DPW, langsung memberikan surat intruksi kepada DPC dengan nomor 889/DPW-03/A.1/IV/2015. Pembukaan penjaringan ini kita buka di kantor DPC setiap hari jam kerja,” ungkapnya.

Lanjutnya mengatakan, calon atau sosok figur yang diidamkan dari partainya yakni figur yang mendapat dukungan para tokoh serta ulama NU baik Kota Semarang maupun Jawa Tengah. Selain itu, PKB sendiri juga membutuhkan sosok atau figure yang berlatar belakang kalangan pengusaha.



“Kota Semarang memang perlu pemimpin yang memiliki basik bisnis. Semarang kan kota bisnis. Kalau mengandalkan orang birokrasi sangat sulit berkembang. Sosok pemimpin yang menjadi idaman bisa membesarkan PKB dan membesarkan Kota Semarang menjadi lebih maju. Jadi butuh kepemimpinan yang kuat,” katanya.

Pihaknya menambahkan, setelah penjaringan bakal calon nantinya juga akan dilakukan tes dan seleksi propertes. Selanjutnya hasil tersebut akan disampaikan ke DPP untuk mendapat rekomendasi. Bahkan nantinya, PKB juga akan dilakukan persyaratan khusus general and argumen kapada calon.

“Nantinya calon itu loyal terhadap partai atau tidak. Jadi jangan sampai nantinya setelah terpilih terus lupa dengan partai. Jadi untuk mengantisipasi suatu saat agar tidak lupa dengan partai yang membesarkannya. Sebab pengalaman seperti itu banyak terjadi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua NU Kota Semarang, Anasom mengakui penjaringan tersebut nantinya bisa menghasilkan sosok pemimpin yang benar-banar bisa memipin masyarakat Kota Semarang. Sehingga dalam ters penjaringan betul-betul harus teliti. Diharapkan nantinya tidak mengecewakan.

“Calon yang dipilih harus memiliki ketebalan keimanan, kejujuran dan bisa mengerti tujuan memimpin warga atau masyarakat Kota Semarang. Sebab di Kota Semarang kan tidak hanya Islam saja, ada pemeluk agama lain. Jadi calon pemimpin itu bisa memimpin semua masyarakat Kota Semarang,” pungkasnya. ((Irf)