.

.
.

10 Maret 2015

Muhaimin : Sudah Menjadi Kodratnya Kalau PKB dan NU itu Menyatu

SEMARANG, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) H. A Muhaimin Iskandar mentargetkan PKB diurutan dua di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Dikatakan oleh Pria yang akrab disapa Cak Imin ini, PKB harus bisa menjadi partai besar ke dua di Pemilu 2019 mendatang. ungkapan tersebut dilontarkannya saat memberikan dalam sambutan Pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Jawa tengah Sabtu (7/3) lalu di Hotel Metro Semarang.

“Kejayaan PKB harus dikembalikan seperti semula, minimal menjadi partai besar nomor dua di pemilu 2019. Ya syukur –  syukur bisa jadi nomor satu. Itu baru target,” ungkapnya.

Diakui oleh mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) ini, Perkembangan PKB saat ini sudah banyak kemajuan dan sangat baik. hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya perolehan kursi DPRD di tingkat Provinsi dan  kabupaten/kota bahkan provinsi pada pemilu 2014 kemarin.

PKB dan NU harus bersinergi baik dari Pusat sampai daerah, "Sebagai partai yang dilahirkan ulama dan kiai NU, sudah menjadi kodratnya antara PKB dan NU menyatu. Hal itu juga dilakukan di tingkat DPP bersinergi dengan PBNU, PW NU dengan DPW PKB hingga ke tingkat cabang" begitu tandasnya. (Irf)