.

.
.

27 Januari 2015

Perempuan Bangsa Harus Jadi Motor Penyelesaian Permasalahan Perempuan Indonesia


Jakarta - Perempuan Bangsa (PB) adalah barisan perempuan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan salah satu organisasi sayap pkb yang konsen terhadap perempuan baik dalam bidang politik, sosial, budaya dan agama. Kehadiran organisasi sayap perempuan ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat secara luas terutama kalangan perempuan. Sebagai mahluk feminis, perempuan kerap menjadi salah satu objek dari ketidak adilan gender di berbagai hal dalam kehidupan nyata.

Dalam acara Pelantikan dan Rapat Kerja Perempuan Bangsa yang digelar mulai hari ini, Sabtu 24 – Minggu 25 Januari 2015 di gedung Graha Gus Dur, DPP PKB Jl. Raden Saleh No. 9 Jakarta Pusat. Dikatakan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat yang baru saja dilantik, Hj. Siti Masrifah, perempuan Indonesia hingga saat ini masih jauh mendapatkan perlakuan adil gender. Oleh karenanya Perempuan Bangsa berupaya menjadi salah satu organisasi yang akan memperjuangkan hak – hak perempuan di segala bidang.



”Hingga saat ini perempuan masih menjadi objek dari ketidak adilan gender. Permpuan yang dipandang karena kelemah lembutan (feminis) kerap dipandang sebelah mata, padahal dengan sifat feminis dan keibuan tersebut justru perempuan dapat masuk ke ruang – ruang publik yang ada dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Masrifah, Sabtu (24/01/2015)

Ditambahkan oleh Masrifah, lahirnya Perempuan Bangsa didasari oleh banyaknya permasalahan – permasalahan yang timbul di tengah – tengah masyarakat secara luas, baik permasalahan gender maupun permasalahan sosial, budaya, dan politik yang kerap menimbulkan diskriminasi terhadap perempuan Indonesia.

“Didasari oleh banyaknya permasalahan tersebut, kami sebagai kader perempuan PKB berupaya untuk merubah stigma dari objek diskriminasi menjadi pejuang kaum perempuan cerdas dan tangguh yang dapat berdapingan dan berkompetisi yang sehat dengan kaum pria,” tegasnya.

Diakui oleh Masrifah, telah banyak prestasi yang diukir oleh perempuan Indonesia, hal itu merupakan sebagai bukti nyata perempuan Indonesia juga sebagai bagian dari penentu arah perubahan Bangsa Indonesia.

“Kami berusaha ingin menjadikan Perempuan Bangsa sebagai bagian sejarah yang tak terlupakan dalam mengukir prestasi baik untuk kemajuan PKB secara khusus dan secara umumnya sebagai salah satu agen perubahan yang membawa bangsa Indoesia kearah yang lebih baik lagi,” pungtkasnya.

Sementara itu dikatakan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), A Muhamin Iskandar bahwa dirinya sangat mendukung penuh apa yang dicita - citakan oleh organisasi sayap perempuan PKB ini, terlebih upaya untuk memajukan kaum perempuan Indonesia menuju arah yang lebih baik.

“Sebagai Ketua Umum DPP PKB, yang merupakan induk dari Perempuan Bangsa saya mendukung sepenuhnya kerja – kerja cerdas Perempuan Bangsa untuk menciptakan terobosan yang baru untuk membawa perempuan Indonesia kearah yang lebih baik kedepannya, ungkap Muhaimin.

Muhaimin yang akrab disapa cak imin mengingatkan kepada jajaran Pengurus Perempuan Bangsa yang baru saja dilantiknya, bahwa perjuangan Perempuan Bangsa hendaknya harus sejalan dengan Induknya yakni PKB. Dimana ada tanggung jawab besar di pundak kita bersama untuk memajukan bangsa ini dan menghantarkan mereka ke gerbang kesejahteraan umat dengan dilandasi politik Rahmatan Lil Alamin.

“Saya hanya ingin mengingatkan kepada kita semua yang ada di ruangan ini bahwa perjuangan kita bersama (PKB, Perempuan Bangsa serta organisasi sayap pkb lainnya; Red) bagaimana mengupayakan dan melakukan kerja – kerja konkret dalam mensejahterakan umat,” terang Cak Imin.

Lebih lanjut dikatakan Cak Imin, bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang masih belum diuntungkan dalam kehidupan berbangsa. Masih banyaknya masyarakat yang termarginalkan oleh keadaan dan hingga saat ini masih belum juga permasalahan tersebut terentaskan.

“Hingga saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang masih belum diuntungkan oleh keadaan, dan yang paling banyak adalah perempuan. mereka menjadi kaum – kaum pinggiran dan marginal. Kita berharap PKB dan Perempuan dapat menyentuh kalangan itu untuk menciptakan perbaikan kesejahteraan bagi mereka.

PKB yang yang memiliki basis utama nahdliyin, ungkap Cak Imin, juga memiliki basis massa yang merupakan kaum – kaum marginal tersebut. perjuangan PKB masih panjang masih banyak kaum pinggiran dan kaum marginal yang membutuhkan PKB, Permasalahan kemiskinan dan minimnya pekerjaan membuat masyarakat Indonesia memilih menjadi pekerja di luar negeri. Banyaknya permasalahan terhadap Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia ini menjadi celah bagi Perempuan Bangsa untuk masuk dan menjadi motor penyelesaian konflik yang ada.

“Basis PKB diakar rumput adalah nahdliyin, dan para pekerja di luar negeri sebagian besar adalah nahdliyin mereka adalah kaum – kaum yang termaginalkan dan mereka membutuhkan PKB sebagai wadah aspirasi mereka, bahkan tak sedikit yang menggantungkan nasibnya kepada PKB karena kita memiliki Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Menteri Ketenagakerjaan yang secara langsung bersinggungan dengan mereka, oleh karenanya perjuangan PKB dan Perempuan Bangsa yakni bagai mana mewujudkan kesejahteraan bagi mereka dengan politik Rahmatan Lil Alamin, serta Perempuan Bangsa juga harus dapat menjadi motor dari penyelesaian permasalahan yang timbul di kalangan para pekerja wanita di luar negeri,” jelas Cak Imin.

Cak imin berjanji akan mensuport terus kepada Perempuan bangsa bila program – program kerja dari Perempuan Bangsa selalu dapat menyentuh kaum – kaum marginal. Selain itu PKB juga salah satu partai yang sangat terbuka bagi kalangan perempuan bahkan sebelum diberlakukannya keterwakilan perempuan di parlemen 30 persen PKB – lah yang pertama melakukan hal itu.

“Selagi program – program kerja Perempuan Bangsa menyentuh kaum marginal kita akan support terus. Terkait adil gender PKB adalah partai yang tidak pernah mendiskriminasikan gender, perempuan memiliki hak yang sama di PKB,” tutupnya

- See more at: http://pkb.or.id/perempuan-bangsa-harus-jadi-motor-penyelesaian-permasalahan-perempuan-indonesia#sthash.CPwEEJk2.dpuf