.

.
.

7 November 2013

Brebes - Kesolidan Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuahkan kemenangan bagi pasangan Ki Enthus Susmono-Umi Azizah dalam pemilihan Bupati Tegal, Jawa Tengah.

Hasil akhir perhitungan resmi oleh KPUD Kabupaten Tegal pada 3 November 2013 menetapkan Enthus Susmono-Umi Azizah meraih suara terbanyak dalam rekapitulasi hasil penghitungan suara. Enthus-Umi mengungguli empat pasangan calon lain dengan perolehan 233.318 suara (35,21 persen).

“Kita sudah punya modal dan sangat berpotensi untuk menang bermodal kemenangan Ki Enthus dan Umi. Kalau NU dan PKB bersatu tidak ada yang mustahil dan akan menang meskipun melawan yang kuat,” cetus Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar saat Pembekalan Caleg sekaligus konsolidasi calon anggota DPR RI, DPRD I, DPRD II PKB se-Dapil Jateng IX (Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes) di Brebes.


Bersama Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan para ulama, ulas Cak Imin, PKB menyadari perjalanan panjang Indonesia adalah bagian dari pembelajaran politik. Sehingga semangat ini menginspirasi langkah partai bentukan Gus Dur ini agar tetap bertahan di tengah setiap krisis dan tidak perlu merasa frustasi menghadapi segala dinamika politik yang terjadi.

“Momentum baik dari masa kritis ini benar benar terbaik.PKB harus menjadi alternatif terbaik dan menjadi solusi karena lahirnya dibidani oleh kekuatan sejarah pendiri bangsa ini, bukan hanya Bung Karno tapi juga KH Hasyim Asy’ary,” terang Cak Imin.

Keberhasilan Ki Enthus-Umi ini pun disambut rasa syukur para kader Green Party yang hadir. Nampak Ketua Dewan Syura DCP PKB Kota Tegal KH Anshori Faqih, Ketua FPKB DPR RI Marwan Ja’far, Wasekjen DPP PKB Fatchan Subkhi, serta caleg DPR RI Dapil Jateng IX Bahrudin Nasori.

“Selamat atas kinerja kader memenangkan pasangan Ki Enthus - Umi dalam pilkada. Saya berharap Tegal menjadi contoh bagi PKB se-Indonesia bahwa jika NU-PKB bersatu dan solid, kita mampu melahirkan bupati dan wakil bupati,” ujar Bahrudin Nasori.

Anggota FPKB DPR RI ini juga salut atas idealisme Ki Enthus-Umi untuk menghindari politik uang dalam pilkada ini. Maka, sebut Bahrudin, kombinasi Ki Enthus sebagai kader PKB serta Umi sebagai Ketua Muslimat Kabupaten Tegal bisa mewakili kesolidan NU dan PKB yang luar biasa untuk memimpin umat.