.

.
.

3 Desember 2012

GY ; PENCRAPRESAN RHOMA IRAMA BARU WACANA

(DETIK.COM) Semarang - Semarang - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menyambut baik wacana diusungnya Rhoma Irama sebagai kandidat calon presiden (capres). Meski demikian, hal tersebut hanya sebagai alternatif karena masih banyak mekanisme yang harus dilalui.

Ketua DPW PKB Jateng, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf mengatakan, pengusungan Rhoma Irama sebagai capres masih sebatas wacana karena pertemuan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hari Minggu (2/12) kemarin hanya silaturahim.

"Baru sebatas wacana. Lagipula waktu masih panjang. Yang jelas PKB juga ada mekanisme," kata Gus Yusuf saat dihubungi detikcom, Senin (3/12/2013).

"Kita menyambut baik sebagai alternatif," imbuhnya.

Gus Yusuf menambahkan beberapa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB di Jawa Tengah mendapat masukan dari kiai untuk mengusung capres dari kader-kader PKB.

"Yang akan kita usung dari kader-kader seperti Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, dan KH Said Agil," tandas Gus Yusuf.

Menurutnya, siapapun capres yang diusung PKB, diharapkan memiliki semangat dari Gus Dur selaku pendiri PKB. Hal tersebut juga ditujukan juga kepada Rhoma Irama yang bukan santri NU.

"Gus Dur membawa semangat egalitarian, membawa semangat humanisme dan anti rasis. Walaupun bukan dari NU, harus punya prinsip yang sama," ujar Gus Yusuf.

"Layak tidaknya beliau (Rhoma irama) menjadi presiden, yang menilai masyarakat," tegasnya.

Wacana Rhoma Irama menjadi capres dari PKB berawal dari pengumuman Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Restoran Al Jazirah, Menteng, Jakarta Pusat, hari Minggu (2/12). "Saya yakin kandidat dari PKB adalah Bang Haji," tutur Muhaimin.

Muhaimin juga menegaskan keyakinannya bahwa Rhoma adalah capres dari PKB. PKB akan mengadakan pembicaraan lanjutan terkait pencapresan sang raja dangdut yang dikenal identik dengan ungkapan "sungguh terlalu" ini.