.

.
.

7 Agustus 2012

KH. MA'RUF AMIN AJAK NAHDHIYIN DUKUNG PKB

Liputan6.com, Jakarta: Tokoh Ulama Nahdlatul Ulama Maruf Amin mengatakan Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB adalah satu-satunya partai politik yang secara institusional dilahirkan Nahdlatul Ulama (NU). Karena itu, menurut Maruf sebagai konsekuensi logis dan ideologis maka segenap warga Nahdliyin sudah semestinya kembali dan membesarkan PKB sebagai satu-satunya saluran aspirasi politik.

"Tiba saatnya bagi kita, kaum Nahdliyyin, kaum Ahlussunnah wal Jama’ah, umat Islam dan rakyat Indonesia untuk kembali ke PKB demi mengutamakan almashlahah al’ammah (kemaslahatan publik) yang jauh lebih besar, yakni kemaslahatan umum lebih didahulukan daripada kemaslahatan individu," ungkap Ma'ruf dalam pesan elektroniknya kepada liputan6.com di Jakarta, Selasa (7/8).

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat ini mengatakan, Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki hubungan yang tidak hanya bersifat ideologis, namun sekaligus biologis. "Hubungan NU dan PKB telah terpatri kuat secara lahir-batin, layaknya sebagai orang tua dan anak," tutur Kiai keturunan Syekh Nawawi Al-Bantani itu.

Di sisi lain, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar pun menyatakan kesediaannya mendukung ajakan Kiai Maruf Amin. Sehingga dalam pemilu 2014 mendatang perolehan suara PKB bisa melebihi 10 persen suara di tingkat nasional. "Kita membesarkan dan mengembalikan kejayaan PKB sehingga ke depan menjadi partai papan atas yang mampu meraih suara 10 persen pada tahun 2014," tambah Muhaimin.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) ini juga menambahkan, kesediaan ulama-ulama dan tokoh-tokoh yang dulunya berpindah ke partai lain, kini telah kembali memberikan dukungan kepada PKB. "Hal ini tentunya semakin memberikan adanya optimisme yang luar biasa bagi berkembangnya PKB di masa yang akan datang," tandasnya.(AIS)