.

.
.

9 Mei 2011

Muhaimin: "Outsourcing" Akan Ditiadakan

KUDUS, 
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengungkapkan pemerintah akan berupaya meniadakan sistem kerja outsourcing karena merugikan pekerja.


"Dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, penggunaan tenaga outsourcing memang diperbolehkan untuk beberapa pekerjaan tambahan yang bukan pekerjaan inti, seperti pengamanan, katering, dan petugas kebersihan," ujarnya ketika berkunjung ke PT MCD Kudus, Jumat (29/4/2011).


Hanya saja, lanjut dia, akhir-akhir ini berkembang penggunaan tenaga outsourcing yang tidak sesuai dengan ketentuan UU Nomor 13 Tahun 2003.


Untuk itu, dia meminta, pemerintah daerah bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk menegakkan hukum masalah tersebut. Ia menganggap, penegakan hukum tersebut sebagai pintu cara mengurangi dan menghilangkan outsourcing, selain dilakukan penyempurnaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, sehingga tidak membuka peluang terjadinya outsourcing.

Menakertrans: Kudus Patut Bangga Punya Mubarok

Kudus,  Baru-baru ini menteri tenaga kerja dan transmigrasi (menakertrans) RI, Drs HA Muhaimin Iskandar, MSi berkunjung ke Mubarokfood Cipta Delicia atau lebih dikenal dengan Jenang Mubarok. Dalam kunjungannya tersebut Menakertrans RI menyatakan bangga dan kagum atas eksistensi dan pencapaian prestasi Mubarok sampai hingga generasi ketiga saat ini.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin menyampaikan, pihaknya telah lama mengenal jenang Mubarok, sekaligus merasa kagum karena ternyata produk jenang tersebut telah berkembang dan berinovasi sedemikian pesatnya, dengan munculnya produk-produk baru antara lain aneka varian dodol dengan merek Citra Persada dan Asia Pacific, produk coklat dengan merk Claszeto dan produk jenang yang dikemas dengan kemasan unik dan klasik dengan merek Classico, yang telah di-launching di 15 kota besar Indonesia. Muhaimin juga menyatakan bangga dengan direktur utama Mubarok, H Muhammad Hilmy SE.