.

.
.

1 November 2010

Korban Merapi Terima Pin Khidmat 9 dari PKB


Jakarta - Bencana meletusnya Gunung Merapi di Yogyakarta dan tsunami di Mentawai membuat semua pihak berduka, begitu juga yang dirasakan Partai Kebangkitan Bangsa. 

Pasalnya salah satu kader PKB yang ikut mengevakuasi korban juga ikut menjadi korban dan bahkan dirinya dinyatakan meninggal saat bertugas.

“Tutur Priyanto, anggota PMI yang meninggal saat mengevakuasi korban Merapi adalah kader PKB, dia dinyatakan meninggal. Penggorbanannya sungguh besar untuk masyarakat,” ungkap Ketua DPP PKB Muamir Syam dalam acara tahlil bersama untuk korban bencana Merapi dan Tsunami Mentawai di DPP PKB, Rabu (27/10/2010).

Dengan kejadian tersebut, dirinya yang mewakili PKB menghanturkan duka cita yang mendalam terhadap para korban. "Kami atas nama PKB mengucapkan duka yang mendalam dan prihatin terhadap kejadian ini dan kepada korban diharapkan tabah dan sabar dalam menghadapinya, tidak luput juga kami selalu mendoakan untuk kebaikan kita semua,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Muamir juga menyatakan Tutur akan diberi gelar pin hikmat sembilan oleh PKB dan keluarga yang ditinggal mendapatkan bantuan. "DPP PKB akan menganugrahkan bintang hikmat sembilan dan sumbangan bantuan kepada keluarga yang ditinggalnya,” katanya.

Seperti diketahui, Seorang Tenaga Sukarela (TSR) Palang Merah Indonesia (PMI) yang bertugas di kawasan Gunung Merapi, tewas di rumah Mbah Maridjan. Diberitakan, Mbah Maridjan ikut tewas akibat gulungan asap Gunung Merapi yang turun hingga ke permukiman warga di kaki gunung. (Source: Okezone.com).