.

.
.

9 Agustus 2010

Target 3 Besar, PKB Jateng Sinergikan Pengurus NU dan PKB di Daerah

Semarang - Pasca keputusan Mahkamah Agung yang memenangkan DPP PKB pimpinan Muhaimin Iskandar pertengahan Juli lalu, DPW PKB terus melakukan konsolidasi.
Jajaran pengurus DPW, DPC, serta anggota legislatif disemua tingkatan, Sabtu (7/8) malam dikumpulkan di halaman kantor DPW  PKB Jateng, Jl Pamularsih Semarang. Selain itu, kegiatan yang dikemas dalam Majelis Sholawat Kebangkitan itu, dihadiri tidak kurang 1000 kyai kampung dan sejumlah pimpinan kepala daerah yang dimiliki PKB.

Kegiatan yang juga untuk tasyakuran Harlah PKB ke 12  dan menyambut bulan ramadhan itu dimulai dengan istighotsah bersama. Tampak peserta sangat khusuk dalam mengikuti doa yang dipimpin Ketua Dewan Syura DPW PKB Jateng KH munif Muhammad Zuhri. Mereka juga sangat antusias mendengarkan pidato politik yang disampaikan Ketua Umum DPP PKB H A Muhaimin Iskandar.

Dalam pidatonya Muhaimin menegaskan, dalam usianya yang kedua belas ini, PKB mencoba menguatkan kembali ideologi partai yang berbasis ahlusunnah wal jamaah. Hal ini sangat penting mengingat, pasca dinamika yang menimpa PKB, ideologi partai hampir terlupakan. Sehingga banyak bermunculan kader-kader yang pragmatis dan mementingkan dirinya semata. “Memang ini kondisi umum parpol yang ada di Indonesi. Tetapi PKB akan memulai menguatkan basis ideologi tadi,” tandasnya.

Yang kedua, ujarnya, PKB akan melakukan kaderisasi secara sistematis dan aplikatif. Sistem kaderisasi PKB, ujar Cak Imin, juga tertunda lantaran berbagai dinamika yang ada. Pihaknya sejak dulu siap dengan sistem kaderisasi yang kontinyu dan aplikatif serta menghasilkan kader-kader andalan untuk meraih suara dalam setiap perhelatan politik.

Muhaimin Iskandar juga menginstruksikan kepada semua pengurus PKB disemua tingkatan untuk membangun dan kembali memperkuat basis massa melalui kader penggerak desa. PKB ingin membangun partai dan bangsa ini dimulai dari desa. “Potensi masyarakat desa inilah yang akan dijadikan lahan garapan PKB pada masa yang akan datang,” kata Cak Imin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini.

Muhaimin juga menegaskan agar semua pengurus segera melakukan perbaikan dan penguatan struktur partai sampai tingkat ranting. “Saya mendapat laporan, ada Ketua  PKB tingkat kecamatan, yang sejak PKB berdiri hingga kini masih menjadi ketua. Bagaimana kaderisasi bisa terlaksana, kalau kondisinya seperti ini. Ini harus diubah. Saya instruksikan kepada DPRD dan kepala daerah yang kita miliki untuk berperan aktif menata struktur partai ini hingga ke tingkat desa,” tegasnya.

SINERGIKAN NU & PKB

Pada kesempatan itu, Muhaimin juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua PW NU Jawa Tengah H Moh Adnan, yang juga hadir dalam kegiatan itu. “Saya sangat apresiatif terhadap sinergi antara NU dan PKB Jateng yang telah dibangun. Kondisi ini yang harus diciptakan disemua daerah. Kalau semua yang saya sampaikan tadi. Insya Allah kita bisa masuk tiga besar dalam pemilu 2014,” jelasnya.

Sementara itu,  Moh Adnan menyampaikan, di tengah situasi ketidakpercayaan masyarakat terhadap partai politik, masa depan NU tetap harus diselamatkan. Dan satu-satunya cara untuk menyelamatkan masa depan NU adalah dengan membesarkan dan mendukung PKB, sebagi satu-satunya partai yang dilahirkan PBNU. “Memang sekarang ini sulit, masyarakat apriori terhadap parpol, juga dengan para politisinya. Tetapi, kalau masyarakat semakin apatis, negeri ini semakin bobrok. Lantaran wilayah politiklah sesungguhnya yang bisa memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara. Wilayah politik tentu wilayah parpol. Sedangkan parpol yang dimiliki NU adalah PKB. Kalau masayarakat nahdliyin ingin lebih baik taraf hidupnya, tentu harus menitipkan aspirasi politiknya kepada PKB,” paparnya.

Adnan juga berpesan, agar pengurus PKB merespons positif terhadap keinginan dan aspirasi warga NU. Hubungan kelembagaan NU dan PKB harus dibangun selaras. “Jangan sampai ketua cabang PKB tidak mengenal Ketua NU di daerahnya. Ini yang akhir-akhir ini menjadi problem kita bersama. Kalau sudah saling mengenal kan enak, tinggal rembugan,” katanya.

Sejumlah pengurus DPW PKB Jateng juga tampak hadir dalam acara itu. Sekretaris Dewan Syuro Jamal Yazid, Wakil Ketua Sukirman, dan Sekretaris DPW Fuad Hidayat tampak berjajar mendampingi Cak Imin. “Kegiatan ini juga untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Kami mengharapkan semua pihak saling menjaga dan menghormati dalam menjalankan ibadah puasa,” ujar Sukirman. (kirman, DPW PKB Jateng)