.

.
.

29 Agustus 2010

TINJAUAN PELAKSANAAN KONVENSI HAK ANAK DI INDONESIA

Oleh : H. Abdul Kadir Karding, S.Pi, M.Si.
(Ketua Komisi VIII DPR RI &
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Jateng)

Konvensi Hak Anak

Konvensi Hak-Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Convention on the Rights of the Child) adalah sebuah konvensi internasional yang mengatur hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan kulural  anak-anak. Negara-negara yang meratifikasi konvensi internasional ini terikat untuk menjalankannya sesuai dengan hukum internasional yang berlaku. Pelaksanaan konvensi ini diawasi oleh Komite Hak-hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang anggota terdiri dari berbagai negara di seluruh dunia. 

Pemerintah negara yang telah meratifikasi konvensi ini, termasuk Indonesia juga diharuskan untuk melaporkan dan hadir di hadapan Komite Hak-Hak Anak secara berkala untuk mengevaluasi kemajuan-kemajuan yang dicapai dalam mengimplementasikan Konvensi ini dan status hak-hak anak dalam negara tersebut. 

Dua protokol tambahan juga diadopsi pada tanggal 25 Mei 2000. Protokol Tambahan mengenai Keterlibatan Anak-Anak dalam Konflik Senjata membatasi keterlibatan anak-anak dalam konflik-konflik militer, dan Protokol Tambahan Konvensi Hak-Hak Anak mengenai Perdagangan Anak-Anak, Prostitusi Anak-Anak, dan Pornografi Anak-Anak melarang perdangan, prostitusi, dan pornografi anak-anak. Kedua protokol tambahan ini telah diratifikasi oleh lebih dari 120 negara.


Kompleksitas Permasalahan Anak
Permasalahan anak  sungguh sangat kompleks karena mencakup berbagai dimensi baik keluarga, lingkungan sosial, pendidikan sampai ke perangkat hukum. Berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan anak telah dilakukan baik oleh pemerintah, kalangan swasta maupun NGO. Tetapi sayanganya berbagai upaya tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap penyelesaian permasalahan anak di Indonesia. Buktinya, permasalahan anak masih banyak yang belum ditangani. Hal ini terjadi karena  pemerintah, kalangan swasta maupun NGO yang mengangkat isu anak sebagian besar programnya lebih diarahkan pada ranah sosialisasi terhadap hak-hak anak dan perlindungan terhadap anak. Masih sangat jarang program-program dalam bentuk advokasi maupun mitigasi yang berkiatan langsung dengan penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh anak itu sendiri. 

13 Agustus 2010

Puasa dan Manusia Unggul

Oleh: Said Aqil Siradj

BULAN Ramadan telah tiba kembali. Untuk yang kesekian, kita diberi kesempatan merasakan nikmatnya berpuasa. Dengan berpuasa, kita bisa lebih menikmati arti seteguk air bagi tenggorokan yang kering. Dengan berpuasa, kita jadi lebih tahu manfaat sepiring nasi bagi perut yang lapar. Bukankah hanya dengan kelaparan kita mengetahui apa itu kenyang, dan hanya dengan kehausan kita mengetahui apa itu kesegaran?

Hakikatnya, puasa tidak hanya berhubungan dengan kenyang dan lapar. Memang, dari sisi pandang syariat, puasa sangat identik dengan pengekangan lahiriah yang biasa diartikulasikan dengan "menahan diri dari makan, minum, dan berhubungan dengan istri dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari." Hal itu dapat dirunut dari makna puasa secara bahasa yang berasal dari bahasa Arab shama, yang berarti amsaka, yaitu menahan, mengekang, berhenti, atau tidak bergerak.

Namun, jika ditelusuri lebih jauh, tampaknya, kata sha-wa-ma yang berarti menahan juga merujuk kepada aktivitas batiniah. Puasa juga bermakna menahan hati dari berbagai hal negatif yang bisa merusak jiwa, seperti iri, dengki, sombong, riya, ujub, dan penyakit hati yang lain. Dengan demikian, dalam berpuasa, seorang muslim sebenarnya dilatih menyinergikan dua eksistensi yang berbeda, yaitu jasmaniah dan rohaniah. Sebab, di dalam rohani kita terdapat ide-ide kebaikan yang akan diejawantahkan jasmani dalam sikap hidup keseharian.

11 Agustus 2010

PKB Jateng Siap Penuhi Target DPP PKB

Semarang - DPW PKB Jateng siap memenuhi target DPP PKB terkait perolehan suara pada Pemilu 2014 mendatang. Bahkan, PKB Jateng juga siap menggerakkan kader penggerak partai di tingkat desa, sebagaimana yang digariskan oleh DPP. Humas DPW PKB Jateng Sukirman, Rabu (11/8) mengemukakan, pihaknya terus melaksanakan konsolidasi partai.

Bahkan, menurutnya, PKB juga siap dengan target minimal kader sebanyak 10 hingga 20 orang di tiap desa. "Kami terus melaksanakan konsolidasi dan optimistis akan mengembalikan kekuatan PKB pada pemilu mendatang," tutur Sukirman.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan di antaranya menggerakkan kader penggerak partai di tingkat desa. Dia mengemukakan, partai yang dipimpin tidak khawatir dengan batas keterwakilan dalam parlemen atau "Parliamentary Threshold" pada Pemilu 2014 mendatang.

Hal itu disampaikan Muhaimin dalam pidato politik di kantor DPW PKB Jateng, baru-baru ini. Selain pidato dilaksanakan juga salawat yang digelar dalam rangka peringatan Harlah PKB di tingkat Jateng. (Source: Wawasan, rth-yan)

9 Agustus 2010

FOTO GALERIA SHALAWAT KEBANGKITAN

Target 3 Besar, PKB Jateng Sinergikan Pengurus NU dan PKB di Daerah

Semarang - Pasca keputusan Mahkamah Agung yang memenangkan DPP PKB pimpinan Muhaimin Iskandar pertengahan Juli lalu, DPW PKB terus melakukan konsolidasi.
Jajaran pengurus DPW, DPC, serta anggota legislatif disemua tingkatan, Sabtu (7/8) malam dikumpulkan di halaman kantor DPW  PKB Jateng, Jl Pamularsih Semarang. Selain itu, kegiatan yang dikemas dalam Majelis Sholawat Kebangkitan itu, dihadiri tidak kurang 1000 kyai kampung dan sejumlah pimpinan kepala daerah yang dimiliki PKB.

Kegiatan yang juga untuk tasyakuran Harlah PKB ke 12  dan menyambut bulan ramadhan itu dimulai dengan istighotsah bersama. Tampak peserta sangat khusuk dalam mengikuti doa yang dipimpin Ketua Dewan Syura DPW PKB Jateng KH munif Muhammad Zuhri. Mereka juga sangat antusias mendengarkan pidato politik yang disampaikan Ketua Umum DPP PKB H A Muhaimin Iskandar.

SAMBUT RAMADHAN GELAR PERTEMUAN KYAI SE JATENG

SEMARANG- Untuk menghargai dan menghormati datangnya bulan suci Ramadan, DPW PKB Jawa Tengah berinisiatif menggelar pertemuan dengan para kiai se-Jawa Tengah. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan kader PKB Jateng.
?
"Kegiatan ini untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kami mengharapkan semua pihak saling menjaga dan menghormati dalam menjalankan ibadah puasa," kata Wakil Ketua DPW PKB Jateng Sukirman dalam rilis yang diterima, Minggu (8/8/2010).

Hadir dalam acara itu sejumlah pengurus DPP PKB, pengurus DPW PKB Jateng, Ketua PWNU Jateng M Adenan dan jajarannya serta para kiai kampung se-Jateng.
?
Dalam pidatonya, Cak Imin meminta semua kader kembali memperkuat barisan untuk menjaga ideologi partai yang berbasis ahlusunnah wal jamaah. Sebab, saat ini banyak partai yang terancam kehilangan ideologinya sehingga memunculkan kader-kader pragmatis dan mementingkan dirinya.

"Memang ini kondisi umum parpol yang ada di Indonesia. Tetapi PKB harus kembali memulai menguatkan basis ideologi tadi," tandasnya.

Menakertrans ini juga meminta semua pengurus PKB di semua tingkatan mulai membangun basis massa yang mulai tidak terurus. Dengan kembali mengefektifkan kader penggerak desa, masa depan PKB di Pemilu 2014 akan bisa diselamatkan.

5 Agustus 2010

Perjuangan Komisi VIII DPR RI berhasil

Jakarta - Setelah molor hampir sebulan akhirnya pemerintah lewat Menteri Agama mengumumkan Ongkos Naik Haji (ONH)  atau saat ini dikenal dengan BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) sebesar Rp29,1 juta atau 3.237 dolar AS
untuk kota Medan dan sekitarnya (Sumut).

ONH sebesar itu turun sekitar 80 dolar AS atau sekitar Rp750 ribu. Harus disyukuri. Ucapan syukur alhamdulillah ke luar dari mulut para calon jamaah haji. Tapi, kalau mau dikaji lebih dalam, penurunan ONH bisa jauh lebih besar, minimal 10 persen dari ONH tahun lalu, mengingat kurs dolar tahun lalu mencapai Rp10.300 per dolarnya, sedangkan sekarang ini hanya Rp 9.000 per dolar AS. Belum lagi kalau pemerintah dalam hal ini Depag benar-benar melakukan efisiensi sebagaimana diharapkan KPK dan pantauan ICW.

Memang pemerintah dalam hal ini Menag  Suryadharma Ali bulan lalu berjanji akan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi jamaah calon haji Indonesia tahun 2010 dengan mendekatkan pemondokan di  ring-1 yang jaraknya hanya 2 km dari Masjidil Haram. Sudah barang tentu kita menyambut gembira dengan upaya pemerintah itu. Walau ada hal yang kurang enak didengar karena Ongkos Naik haji (ONH) tahun ini diperkirakan naik nyatanya tidak terbukti karena memang tdak masuk akal ONH naik karena kurs rupiah semakin menguat tajam akhir-akhir ini.

3 Agustus 2010

Cak Imin: UU Ketenagakerjaan Segera Direvisi

Medan - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar memberikan sinyal akan segera merevisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Proses revisi diawali kajian komprehensif oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk menelaah lebih rinci dari Undang-Undang Ketenagakerjaan tersebut.

Demikian disampaikan Mennakertrans di Medan, Selasa (3/8/2010). UU Ketenagakerjaan terus mengundang kontroversi karena buruh mengeluhkan praktik kontrak kerja yang tidak terkendali dan pengusaha resah dengan prosedur pemecatan yang rumit ditambah nilai pesangon yang tinggi.

"Agar pikiran (revisi) itu produktif, saya minta untuk dibicarakan lagi dalam forum tripartit nasional. Kami menugaskan LIPI untuk mengkaji lebih detail juga membuat komparasi politik perburuhan di negara lain dan kajian lintas kementerian secara intensif. Kami berharap proses revisi bisa dimulai tahun ini," kata Muhaimin.

2 Agustus 2010

Hasil Pilkada Wonosobo Pasangan Kholiq Arif-Maya Rosida unggul :

Wonosobo; Pasangan PKB-Golkar  Abdul Kholiq Arif-Maya Rosida unggul sementara dalam perolehan suara pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Wonosobo 2010.

Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dikeluarkan KPU Kabupaten Wonosobo, Senin, perolehan suara pasangan nomor urut tiga yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Golkar ini mengungguli empat kandidat yang lain.

Urutan kedua ditempati pasangan Trisunu Cundoko Mulyo-Ahmad Mauludin Fanani yang diusung delapan parpol kecil dengan meraih 26.119 suara, disusul pasangan Azis Subekti-Afif Nurhidayat yang diusung PAN dan PDI Perjuangan dengan mendapat 13.540 suara.