.

.
.

22 Juni 2010

Cabub Kabupaten Semarang dari PKB Janjikan 500 M tiap Desa

Semarang, CyberNews. 
Pasangan calon bupati-wakil bupati dengan nomor urut 2, Subroto-Atika Arisanti yang diusung oleh PKB menyampaikan, jika terpilih sebagai kepala daerah, keduanya akan berupaya meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan masyarakat dengan memberikan bantuan dana 500 juta per desa dari APBD.

Hal itu diungkapkan dalam dialog pendidikan antarcalon bupati-wakil bupati Semarang yang berlangsung di gedung pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu..

Sebelumnya, calon wakil bupati dari pasangan nomor urut 1 dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Semarang, Warnadi, menyatakan dari sekitar 7000 sekolah yang ada, 670 di antaranya terancam roboh.


Selain berjanji akan memperbaiki sekolah-sekolah tersebut, jika terpilih menjadi pemimpin daerah Kabupaten Semarang, pasangan calon nomor urut 1 tersebut memiliki visi untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing serta berbudaya.

Sedangkan pasangan calon bupati nomor urut 3, yang hanya dihadiri Ambar menyampaikan komitmennya untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Semarang. Apabila terpilih menjadi bupati, programnya yakni menyejahterakan guru dan menambah sarana dan prasarana sekolah. Salah satu caranya dengan mengalokasikan dana dari APBD sebesar lebih dari 20 persen yang akan digunakan untuk penyelenggaraan pendidikan termasuk untuk gaji guru.

Selain itu, dia akan mendorong setiap desa untuk menjadi desa vokasi atau desa berbasis pemberdayaan masyarakat. Desa vokasi akan menyediakan sarana pelatihan ketrampilan bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian warga.

Sementara itu, saat ini masih berlangsung sesi tanya jawab dengan alokasi waktu 20 menit untuk masing-masing pasangan. Dialog dihadiri puluhan orang, di antaranya berasal dari unsur PGRI, Dinas Pendidikan serta Kepala Sekolah baik negeri maupun swasta.

Dialog melibatkan beberapa pembahas, yakni Prof Dr Yusriadi SH, SU, Prof Dr Sutedjo K Widodo, MSi, keduanya dari Universitas Diponegoro yang juga anggota dewan pakar, dan Dr Ety Susilowati (Unnes).
Pilkada Semarang diikuti tiga pasangan calon, masing-masing nomor urut 1 Mundjirin-Warnadi, nomor urut 2 Subroto-Atika Arisanti, dan nomor urut 3 Siti Ambar Fatonah-Wuwuh Beno Nugroho.