.

.
.

31 Mei 2010

PKB Targetkan 12 Persen Suara

 















KENDAL

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) siap mengembalikan perolehan suara sebesar 12 persen sebagaimana diraih pada Pemilu 1999. Saat ini memang muncul wacana partai-partai besar menginginkan batas ambang perolehan suara (parlemantary threshold) sampai 5 persen, namun hal tersebut tidak masalah bagi PKB.

"Partai yang kami pimpin siap dengan wacana itu. Bahkan kami berkeyakinan bakal mampu mendulang suara 12 persen pada Pemilu 2014 mendatang," kata Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dalam Konsolidasi Kader Penggerak Desa (KPD), di Gedung PKPN Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (31/5).

Di depan seribu lebih kader penggerak desa, Muhaimin mengutarakan, kader penggerak desa adalah salah satu pilar penting yang saat ini kembali dirintis PKB.

Hal ini sesuai dengan gerak langkah FPKB di DPR yang mendorong adanya RUU Desa. Pembangunan nasional menurut dia, harus berpijak pada pembangunan desa. Pemberdayaan desa menjadi konsentrasi perjuangan PKB saat ini.

Lebih jauh, Muhaimin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini menjelaskan, untuk mencapai target-target politik tersebut, PKB melakukan penguatan konsolidasi melalui kader penggerak desa.



Di sisi lain, dia juga meminta kepada parpol berlambang bintang sembilan agar bersatu. "Semua kekuatan parpol yang menggunakan lambang bintang sembilan sebaiknya bergabung," katanya. Karena, tutur dia, hanya PKB yang dia pimpin yang lolos parlemantary threshold pada Pemilu 2009.

Terkait kemelut internal PKB, sebaiknya tidak perlu lagi dibesar-besarkan dan diteruskan demi merebut posisi kembali seperti Pemilu 1999.

"Saat ini pilkada juga dijadikan momentum PKB untuk melakukan konsolidasi. Kalau kita memiliki separuh lebih Bupati atau wali kota diseluruh Indonesia, ini akan memudahkan pencapaian politik kita untuk merebut kepemimpinan nasional yang akan datang," katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jateng Abdul Kadir Karding mengatakan, konsolidasi KPD di Kendal adalah yang kedua setelah Wonosobo. Selain untuk memenangkan pilkada, Konsolidasi KPD akan menjadi program PKB demi memenangkan pemilu yang akan datang. (Pudyo Saptono)