.

.
.

14 Mei 2010

PKB, Pencalonan Kholik- Heru Belum Final


Tarung Politik menjelang Pilkada Wonosobo 2 Agustus mendatang nampaknya mulai menghanngat. Kendati para partai pemenang pemilu masih bungkam dengan dalih melakukan loby politik. Peperangan dunia maya pengajuan calon mulai bermunculan. Hal ini membuat heboh warga kota dingin menjelang pergantian Bupati dan Wakil Bupati periode 2010-2015. Dari pantaun beberapa bulan terakhir, muncul kampanye melalui forum jejaring sosial dunia maya Facebook. Diantaranya Wonosobo bergerak yang mengusung nama Muntohar ( saat ini wakil Bupati) bakal diusung menjadi calon bupati. Kemudian grup Wonosobo lebih baik yang mengusung pasangan Kholik Arif dan Heru Irianto menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati. Di grup lain ada nama Suhardi Hasyim atau akrab disapa Gembong disebut akan maju secara independen.Yang paling menghebohkan, adalah kemunculan grup Kholik-Heru, karena begitu grup ini muncul beberapa grup lain muncul dengan nama calon berbeda.



Saat dikonfirmasi Ketua PKB Cabang Wonosobo Muhammad Habban menyampaikan, bahwa hingga saat ini tubuh partai berlogo bumi diapit bintang sembilan tersebut belum menentukan mitra koalisi yang pasti dalam mengahadapi Pilkada mendatang. mengenai munculnya grup dalam facebook dinilai liar karena hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP dan DPW PKB terhadap nama-nama yang mendaftar dalam penjaringan.

“ Kita tidak tahu masalah grup dalam fesbuk, siapa yang buat. Yang jelas hingga kini PKB belum menentukan mitra koalisi dan masih tahap komunikasi dengan seluruh partai,”katanya

Mengenai proses penjaringan, Kata Habban, hasil pendaftaran calon bupati dan Wakil Bupati yang dilakukan oleh PKB telah masuk tiga nama pendaftar. Yakni A Kholik Arif, Amiroh Zaetun serta Muhammad Albar. Ketiga nama tersebut telah dikirim ke DPP dan DPW PKB untuk mendapatkan rekomendasi.

“ Sampai saat ini, rekomendasi belum turun, soal pasangan siapa sama siapa juga belum jelas,”katanya

Selain menanyakan kepada PKB, wartawan koran ini juga mencoba menghubungi Abdul Kholik Sekretaris DPD Partai Golkar Wonosobo. namun sayang, beberapa kali di hubungi melalui ponsel serta lewat sms anggota DPRD dari partai beringin tidak memberikan tanggapan.

Sementara itu, gabungan partai kecil terdiri HANURA, GERINDRA, PKS, PKPB, Barnas, PPRN dan PKPI menghadapi Pilkada Kabupaten Wonosobo yang tinggal 3 bulan, namun sejumlah partai belum berani secara definitif mengusung calon. Gabungan partai gurem ini membangun koalisi dan telah dideklarasikan kemarin (30/4) di Dusun Binangun, Wringin Anom Kecamatan Kertek. dalam pertemuan tersebut gabungan partai kecil memunculkan beberapa kesepakatan salah satunya bakal mengusung calon sendiri karena jumlah perolehan suara gabungan partai kecil tersebut bisa mencapai 15 persen sesuai aturan yang disyaratkan.

Berbekal dari 61 ribu lebih suara sah pemilu 2009 setara dengan 15 persen inilah gabungan 8 partai politik tergabung dengan nama koalisi perubahan yaitu HANURA,GERINDRA,PKS,PKPB,Barnas,PPRN dan PKPI bersatu untuk siap mejadi pengusung balon Bupati dan Wakil bupati yang memenuhi kriteria koalisi perubahan,” jelas Taufik Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Wonosobo.

Agus Ahmad Ketua Partai Hanura menambahkan, bahwa berkumpulnya partai kecil ini untuk melakukan koalisi karena sejauh ini partai-partai menengah yang memiliki kursi belum ada yang berani mengajukan calon yang difinitif. Saat ditanya mengenai pasangan calon yang akan diajukan koalisi gabungan mengusung Trisunu-Mauludin.seperti yang santer beredar di masyarakat.

“ Kita memang udah melakukan komunikasi dengan Trisunu calon bupati dan Mauludin calon wakil Bupati, namun belum pasti kita masih lakukan koordinasi di koalisi ini,”katanya (rase)